Destinasi Wisata Budaya di Kota Bandung

0
1305
Photo Source: tempatwisataunik.com

InfoBandung,-

Tidak hanya memiliki beragam pilihan destinasi wisata kuliner dan fashion, jika Kamu berkunjung ke Kota Bandung Kamu juga bisa mencoba untuk mengunjungi beberapa tempat wisata kebudayaan yang tersebar di beberapa titik di Kota Bandung. Disana Kamu bisa mempelajari kebudayaan tradisional Jawa Barat.

Tidak hanya itu, di beberapa tempat ini juga kerap diadakan beberapa pagelaran seni dan budaya yang bisa Kamu saksikan dan tentu saja menambah pengalaman Kamu saat berwisata ke Kota Bandung.

Berikut ini Kami hadirkan beberapa tempat wisata budaya yang bisa Kamu kunjungi di Kota Bandung.

Kampung Adat Mahmud

Kampung Adat Mahmud merupakan pusat penyebaran islam di kota Bandung. Lokasinya ada di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Sesuai namanya, kampung ini memang hanya kampung kecil, namun memiliki pernanan yang besar untuk masyarakat Bandung di masa lalu.

Kampung Adat Cikondang

Kampung adat Cikondang merupakan salah satu kampung adat yang tetap menjaga warisan budaya dari leluhur mereka. Lokasinya adalah di Desa Lamajang, Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung.

Kampung adat ini memiliki beberapa rumah adat Cikondang. Dulunya di sana ada mata air ang dikelilingi atau ditumbuhi oleh pohon besar. Pohon besar ini diberi nama Kondang. Nama inilah yang melatarbelakangi nama kampung Cikondang.

Kampung Adat Cirendeu

Seperti halnya kampung adat Cikondang, kampung adat Cireundeu juga merupakan kampung adat yang masih lestari hingga sekarang. Posisinya ada di Kelurahan Leuwi Gajah, Kota Cimahi.

Wisatawan yang datang akan bisa belajar sejarah sekaligus budaya di sana. Selain itu, alam di sekitar kampung adat ini masih sangat lestari. Namun harap berhati-hati karena di sana ada hutan larangan yang tidak boleh dimasuki wisatawan.

Saung Angklung Udjo

Paguyuban kesenian Sunda ini didirikan oleh sepasang suami istri Udjo Ngalagena dan Uum Sumiati pada awal tahun 50-an. Tujuannya adalah untuk melestarikan Budaya Sunda. Pembukaan Saung Angklung Udjo ini dimulai dengan sebuah pertunjukan Kesenian Sunda. Dan dari respon yang baik, Saung Angklung Udjo ini rermi berdiri pada tahun 1966.

Disini Kamu bisa mempelajari cara bermain angklung. Kamu juga bisa menonton pertunjukan musik angklung yang dikemas dengan menarik.

Taman Budaya Dago

Tempat wisata ini sudah lama terkenal, bahkan sejak zaman penjajahan Belanda. Namun dulunya tempat ini adalah tempat minum teh dan kuliner (tempat makan) dengan nama Dago The Huis (Rumah Teh Dago).

Seiring berjalannya waktu tempat ini berganti fungsi menjadi Taman Budaya Jawa Barat. Saat ini tempat ini bernama Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat. Penggantian fungsi ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Sunda. Wisatawan bisa melihat pertunjukan dan teater terbuka khas Sunda.

Gedung Kesenian Rumentang Siang

Gedung kesenian Rumentang Siang ini berada di Jl. Baranang Siang, Bandung. Gedung ini merupakan salah satu gedung yang sering dijadikan lokasi aktivitas seni Bandung. Dulunya gedung ini adalah bekas bioskop, namun sudah tidak digunakan sejak 1975.

Pada akhirnya, gedung ini dialihfungsikan menjadi gedung kesenian. Nama Rumentang diambil dari bahasa Sunda “rentang-rentang” yang berarti samar-samar. Maksudnya adalah banyak seniman Bandung yang terlihat samar-samar dari jauh.

Padepokan Seni Mayang Sunda

Padepokan Seni Mayang merupakan sebuah padepokan kesenian Sunda di Bandung. Lokasinya ada di Jl. Peta Bandung. Gedung ini adalah milik pemerintah daerah kota Bandung dan hingga saat ini berfungsi dengan baik.

Di sana sering digelar event atau acara seni. Kebanyakan seni yang ditampilkan di sana adalah kesenian tradisi dan kesenian kontemporer. Hal ini tentu akan bisa menambah pengetahuan masyarakat mengenai kesenian khas Sunda.

Yayasan Pusat Kebudayaan

Wisata budaya di Bandung yang satu ini berada di Jl. Naripan 9, Bandung. Gedung ini sering juga disingkat sebagai YPK. Dulunya gedung ini merupakan Villa Evangeline, dan pada 1904 digunakan sebagai kantor NV Javaansche Boekhandel en Drujjerij en Handel in schrijfbehoeften.

Pada 1950-1980, YPK menjadi tempat untuk para budayawan Bandung mengembangkan karyanya. Saat ini gedung YPK adalah milik pemerintah dan ditetapkan sebagai gedung kesenian sejak 1949.

Goa Belanda dan Goa Jepang

Goa Belanda merupakan salah satu goa peninggalan penjajahan Belanda yang lokasinya berada di Taman Hutan Raya Juanda, Dago Pakar, Kota Bandung.

Goa ini dulunya merupakan terowongan PLTA. Setidaknya terdapat sekitar 15 lorong dan juga beberapa ruangan bersejarah. Di sana ada Ruang Kamar untuk tempat istirahat para tentara Belanda, penjara, serta Ruang Interogasi untuk para tahanan.

Source: tempatwisataunik

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here