Disnakertrans Kota Bandung Siapkan Aplikasi untuk Ojek Pangkalan

0
831

InfoBandung,-

Tingginya minat masyarakat dalam menggunakan tranportasi berbasis online cukup berimbas kepada para pengemudi ojek pangkalan. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bandung Asep Cucu Cahyadi, saat ini pengemudi ojek pangkalan bisa dikategorikan sebagai pengangguran terselubung.

“Ojek pangkalan ini kategori pengangguran terselubung. Artinya, punya pekerjaan tetapi tidak memiliki penghasilan tetap. Mereka sudah ketinggalan oleh ojek online,” ujarnya di Bandung, Rabu 11 Oktober 2017, dikutip dari laman Pikiran Rakyat.

Sebagai solusinya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bandung tengah menyiapkan sistem jasa tranportasi berbasis aplikasi khusus bagi para pengemudi ojek pangkalan. Aplikasi tersebut akan diberi nama Lojek atau singkatan dari Lokal Ojek.

Cara menggunakan jasa Lojek ini berbeda dengan ojek berbasis aplikasi milik swasta yang sudah ada saat ini. Fitur aplikasi yang tersedia di Playstore hanya bisa digunakan untuk pengguna jasa, sedangkan para pengemudi ojek pangkalan akan dibekali kartu pintar yang nantinya akan di scan di mesin yang tersedia di lokasi pangkalan.

“Kita gunakan kartu karena banyak pengemudi ojek yang tak paham cara menggunakan smartphone. Alasan itu pula yang jadi hambatan bagi mereka untuk mendaftar di perusahaan ojek online. Maka, keluhan ini kami akomodasi melalui Lojek,” ujar Cucu.

Disnakertrans Kota Bandung akan segera merampungkan Lojek pada akhir Oktober ini. Sebanyak 10 pangkalan akan dijadikan wilayah percontohan.

Source: Pikiran Rakyat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here