Lebih Dari 15 Ribu Ilmuwan Kirim Peringatan Untuk Umat Manusia

0
2830
Ilustrasi bumi dan bulan. (Photo Source: pixabay)

InfoBandung,-

Umat manusia di seluruh dunia dihimbau untuk mengubah perilakunya jika masih menginginkan Planet Bumi sebagai tempat yang layak huni. Sebanyak lebih dari 15 ribu ilmuwan dari seluruh dunia memberikan peringatan tersebut. Jika umat manusia tidak mengubah perilakunya, planet Bumi akan menjadi tempat yang tidak layak untuk dihuni.

Disadur dari laman viva.co.id, peringatan para ilmuwan tersebut adalah yang kali keduanya dilakukan setelah sebelumnya pada deklarasi 1992 atau sekitar seperempat abad yang lalu, kelompok ilmuwan dari Union of Concerned Scientist mengirimkan peringatan atas kondisi dunia. Peringatan tersebut ditandatangani sekitar 1.700 ilmuwan.

Para ilmuwan tersebut mengaku khawatir terhadap perubahan iklim dan pertumbuhan populasi dunia, hilangnya lapisan ozon, ikan dan keanekaragaman hayati bisa membuat Bumi makin tidak layak untuk dihuni manusia. Mereka pun mengatakan jika saat ini kondisi Bumi jauh sangat buruk dibandingkan saat keluarnya peringatan pertama pada tahun 1992.

Peringatan kedua yang dilayangkan ilmuwan itu merupakan hal yang serius. Kelompok ilmuwan itu ingin umat manusia melihat peringatan pertama pada 25 tahun lalu.  

“Jika tidak segera dilakukan langkah, akan terlambat untuk beralih dari jalur yang gagal. Waktu hampir habis,” tulis ilmuwan dalam surat peringatan tersebut.

Para ilmuwan tersebut juga berpesan agar manusia mengenali kehidupan sehari-hari dan institusi pemerintahan masing-masing bahwa Bumi dengan semua kehidupan yang ada adalah satu-satunya rumah umat manusia.

“Manusia saat ini mendapatkan peringatan kedua. Kita membahayakan masa depan kita dengan tidak mengurangi konsumsi bahan yang secara geografis dan demografis tak seimbang,” tutur pemimpin kelompok ilmuwan tersebut, William Ripple.

Profesor ekologis Universitas Negeri Oregon itu menuturkan, manusia juga membahayakan Bumi dengan tidak menyadari pertumbuhan populasi yang cepat. Padahal, pertumbuhan itu menurut kelompok ilmuwan itu adalah pendorong utama banyaknya ancaman ekologis dan sosial.

Surat peringatan kedua ilmuwan itu ditulis dan dirilis ke publik dengan sudut pandang surat terbuka. Surat peringatan ini mendapat dukungan 15.364 ilmuwan dari 184 negara di dunia yang menandatangani peringatan tersebut. Pendukung peringatan kedua itu termasuk pemenang nobel dunia.

“Mereka yang menandatangani peringatan kedua ini tak hanya meningkatkan situasi darurat, tapi juga mereka mengakui ada tanda jelas bahwa kita sedang menuju jalur yang tidak akan bertahan lama,” ujar Ripple.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here