Oka Mahendra Putra, Pria Muda yang Sempat Mengelola Karir Awkarin

1
2798
Oka Mahendra Putra Photo Source: vice.com

InfoBandung,-

Setelah hubungan asmaranya kandas dengan seorang seleb internet bernama Awkarin, Oka Mahendra Putra dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (18/7/2017). Kabar meninggalnya Oka Mahendra Putra CEO Takis Entertainment yang sempat menaungi Awkarin ini pun menggemparkan para netizen.

Seperti diberitakan laman Detikcom, sebuah broadcast message menyebar di kalangan media yang menginformasikan jika Oka Mahendra Putra Meninggal Dunia.

“Telah berpulang ke rahmatullah Oka Mahendra Putra usia 22 tahun lahir 20 Juli 1994 dan wafat 18 Juli 2017,” tulis pesan tersebut.

Lalu siapakah sebenarnya Oka Mahendra Putra yang namanya ikut melejit ketika me-manajeri Awkarin?

Dikutip dari laman vice.com, Oka Mahendra Putra memulai karirnya sebagai kepala sebuah bisnis manajemen bakat setelah lulus dari Universitas Seattle, Washington, Amerika Serikat. Dia sempat ngerap dengan menggunakan nama panggung “Cash”. Namun selang beberapa lama, dirinya berhenti manggung dan ingin lebih fokus kepada bisnis hip-hop di Indonesia.

Oka pun bertemu dengan Young Lex, salah seorang pelaku musik hip-hop di Indonesia. Keduanya langsung akrab. Mereka pun saling berdiskusi mengenai Takis Entertainment, sebuah perusahaan yang tengah dirintis Oka saat itu.

Baca juga: Oka Mahendra Putra Meninggal Dunia

Takis Entertainment pun berencana untuk berkembang dengan merekrut bakat-bakat baru. Saat itu nama Awkarin seorang perempuan muda yang menjadi topik hangat di media sosial menjadi salah satu talent yang diburu Takis Entertainment.

Kehidupan Awkarin yang cenderung menuai kontroversi bagi masyarakat Indonesia, membuat Oka tertantang untuk merekrutnya sekaligus memperbaiki citra seorang Awkarin atau Karin Novilda ini.

Kasus antara Awkarin dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang pada saat itu memperingatinya terkait konten-kontennya di media sosial pun menjadi jembatan bagi Takis Entertainment memulai pekerjaannya.

“Tugas pertama gue di Takis itu ya benerin hidup Karin. Lingkungan dia toxic banget. Hidup dia lumayan ancur. Bayangin aja, anak seumur dia dengan penghasilan sebanyak itu, tapi engga punya manajer. Hidup sendirian pula.” ujar Oka dalam wawancaranya bersama Vice.

Pertemuan dengan KPAI merupakan salah satu jurus public relation demi memperbaiki citra buruk Karin. Tak hanya itu, tim Takis memanfaatkan kontroversi yang saat itu masih menjadi perdebatan publik, kemudian merilis video musik bertajuk “Bad” di bulan yang sama.

Di video itu Awkarin ngerap, “I’m a bad girl.” Itulah permulaan baru karir Karin, menurut Oka. Karir sebagai megabintang yang tak hanya merambah sosial media, tapi juga bidang lain termasuk musik.

Tidak lama setalah video “Bad” dirilis, hubungan antara Oka dan Karin pun tidak hanya sekedar manajer dan artisnya. Mereka dikabarkan berpacaran, bahkan hubungan mereka sering dibagikannya dalam sebuah konten di akun Instagram dan YouTube nya.

“Ini masih bikin gue takjub,” kata Oka tentang kehidupan onlinenya, ketika kini ikut populer karena dikenal sebagai pacar Awkarin.

Di tengah perjalanan karirnya di sebagai seleb internet, Awkarin pun memutuskan keluar dari Takis Entertainment. Sejak saat itu juga hubungan asmara antara Awkarin dan Oka dikabarkan kandas.

Tidak lagi memanajeri Awkarin, kabar Oka Mahendra Putra pun tidak terdengar. Namun pada Selasa (18/7/2017), pria berusia 22 tahun ini dikabarkan meninggal dunia.

Source: Vice

1 COMMENT

LEAVE A REPLY