Roti Legendaris yang Masih Eksis di Bandung

1
18248

InfoBandung,-

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Mungkin peribahasa tersebut cocok disematkan untuk empat toko roti di Kota Bandung ini. Meskipun sudah berdiri puluhan tahun lamanya, keempat toko roti legendaris ini masih tetap eksis hingga saat ini. Sama seperti pemilik toko ini, para pengunjungnya juga turun temurun lintas generasi.

Berikut ini keempat toko roti legendaris yang masih eksis di Bandung.

1. Roti Gempol
Roti Gempol beralamat di Jalan Gempol Wetan nomor 14, tepatnya di belakang Pasar Gempol. Nama jalan inilah yang melatarbelakangi pemberian nama toko roti tersebut. Roti Gempol hadir di Bandung sejak tahun 1991.

Bentuk penyajiannya yang masih panas saat dimakan menjadi salah satu ciri khas Roti Gempol. Selain itu, pembuatannya dilakukan dengan ketangkasan tangan dan tanpa pengawet.

Untuk harga, roti dibanderol dari harga Rp 9000 untuk ukuran kecil dan Rp 50.000 untuk ukuran besar. Sedangkan, pilihan roti yang tersedia yaitu roti tawar dan roti bakar dengan pilihan rasa manis dan asin.

Saat ini, Roti Gempol buka setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai pukul 8 malam.

2. Roti Cari Rasa
Salah satu roti yang legendaris di Bandung adalah Cari Rasa. Toko roti yang berada di deretan Pasar Kosambi Jalan Ahmad Yani ini sudah eksis sejak tahun 1960. Saat itu seorang veteran perang bernama Haji Katamajaya merintis perusahaan roti Cari Rasa. Setelah wafat, perusahaan roti ini kini dikelola oleh generasi penerus di keluarganya.

Harga roti Cari Rasa sangat terjangkau. Roti kecil biasa ukuran kecil dibanderol Rp 5000 dan roti besar Rp 46.000. Sejumlah pilihan rasa disediakan seperti coklat dan selai kacang, campur keju, roti keju dan roti kornet.

3. Roti Sidodadi
Nama Toko Roti Sidodadi juga cukup melegenda di Kota Bandung. Berdiri sejak tahun 1954, toko roti ini tampak tidak pernah sepi dari pembeli. Toko Roti Sidodadi beralamat di Halan Otto Iskandardinata nomor 255. Meskipun bentuk rotinya sederhana, rasa dari roti Sidodadi ini lebih daripada bentuk rotinya.

Selama puluhan tahun berdiri, resep roti Sidodadi tidak berubah. Adonan roti yang dibuat sendiri dan menghasilkan tekstur padat dan rasanya manis. Roti Sidodadi juga memiliki puluhan varian rasa di antaranya kismis, keju, coklat, nanas, kornet, keju dan srikaya. Jangan lupakan juga roti bangket yang cocok disantap bersama teh atau kopi panas.

Sidodadi buka sejak pukul 9 pagi dan tutup pukul 7.30 malam.

4. Roti Sumber Hidangan
Berlokasi di Jalan Braga nomor 20-22, Roti Sumber Hidangan yang didirikan pada tahun 1929 ini dulunya bermukim sebuah tempat bernama Het Snoephuis yang berarti rumah manis. Disini para pengunjung bisa menikmati panganan kecil yang manis dan nikmat. Beberapa tahun kemudian toko tersebut berganti nama menjadi Sumber Hidangan.

Sentuhan nuansa klasik masih dipertahankan di Sumber Hidangan. Kumpulan roti dan kue beraneka macam rasa terpampang di beberapa etalase. Pengunjung juga bisa menyicipi hidangan tersebut di beberapa meja dan kursi klasik yang tersedia.

Selain rotinya yang dikenal enak, di Roti Sumber Hidangan ini juga terdapat es krim sebagai hidangan pendamping.

Harga roti dibanderol Rp 3500 sampai Rp 22.000. Sedangkan, Sumber Hidangan buka setiap hari kecuali hari Minggu mulai pukul 8 sampai pukul 3 sore.


Source:

Liputan 6

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here