Sidang Perdana Hakim Pengadilan Tinggi Jabar Diancam 20 Tahun Penjara

0
177

Oleh Octa Dwi Sutrisno

Bandung, infobandung.co.id – Pengadilan Negeri Bandung menggelar sidang perdana mantan Hakim Adhoc Ramlan Comel dan Hatim Pengadilan Tinggi Jabar, Pasti Serefina Sinaga terkait perkara Bansos di tingkat banding, antara Februari 2012 – Maret 2013.

Menurut data yang dihimpun infobandung.co.I’d, dalam Kasus tersebut juga menyeret Hakim Setyabudi Tejocayono yang divonis 12 tahun penjara oleh PN Tipikor Bandung beberapa waktu lalu. Sebeumnya JPU dari KPK mendakwa Wanita berumur 67 tahun ini dengan pasal 12 huruf C Undang -undang Nomor 31 Tahun 1999 dengan dakwaan subsider pasal 6 dan lebih subsider Pasal 11.

Hal tersebut  terungkap dalam sidang dakwaan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Selasa Siang (7/10/2014).

“Yang jelas, ancaman maksimalnya 20 tahun penjara,” ujar  JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK
Risma Ansyari

Dinyatakan oleh JPU, Pasti Serefina Sinaga merupakan salah satu dari tiga hakim yang memeriksa berkas banding kasus bansos, dalam hal ini terbukti  terjadi komunikasi antara Pasti dan pihak eks Wali Kota Bandung Dada Rosada CS.

Pasti diminta menghasilkan keputusan yang sama dengan PN Bandung terkait tujuh terdakwa korupsi Bansos 2009-2010 yang divonis rendah, serta tidak melibatkan Dada Rosada, Edi Siswadi dan Harry Nurhayat.

Pasti berjanji akan membuat putusan yang sama asalkan ia mendapat kemudahan mengurus ijin dari Pemkot Bandung terkait pengubahan status hotelnya, yaitu Hotel Bumi Asih Jaya, Bandung, dari bintang dua menjadi bintang tiga.

Pasti juga disitu meminta hadiah Rp 1 miliar, dan baru menerima Rp 500 juta. Adapun alasan Pasti untuk mendapatkan status peningkatan bintang dua menjadi tiga karena mendapatkan kemudahan banyak perizinan.

“Dengan bintang tiga jadi banyak kemudahan, bisa menjual minuman keras, dan pelatihan-pelatihan institusi juga kan di hotel bintang tiga,” ungkap  jaksa penuntut umum yang membacakan transkrip perbincangan Pasti dan Toto Hutagalung Hutagalung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here