Takut Kena Karma Jadi Alasan Wanita Enggak Putuskan Cinta

0
149
Meski sudah merasa tidak nyaman, wanita kerap malas untuk memutuskan pasangan mereka duluan. Tentunya, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi keengganan mereka untuk melakukannya. Mau tahu apa? Berikut adalah lima alasan wanita takut memutuskan kekasihnya duluan. Mari kita simak ulasannya berikut ini!1. Takut kena karma
Meski sebetulnya alasan ini sangat lah tidak berdasar, banyak wanita yang merasa takut, kalau mereka akan terkena karma jika memutuskan hubungan duluan. Jadi, mereka pun mencoba untuk tetap bertahan pada hubungan yang sudah di ujung tanduk itu dan berharap pria lah yang akhirnya mengatakan putus duluan.

2. Takut dimusuhi mantan
Anda jadian dengan baik-baik, dan Anda tentu ingin berpisah dengan baik-baik pula, bukan? Maka, kebanyakan wanita pun takut untuk memutuskan kekasihnya, karena mereka tidak ingin bermusuhan dengan orang yang pernah mereka cintai. Sebagai kompensasinya, para wanita akan berusaha membuat pria merasa bosan pada mereka, sehingga akhirnya minta putus duluan.

3. Kasihan atau tidak tega
Karena tidak ingin menyakiti orang yang pernah dicintai, kebanyakan wanita merasa tidak tega untuk memutuskan kekasih mereka duluan. Karena jika wanita yang minta putus duluan pada pria, pria tersebut tentu akan terlihat sangat menyedihkan. Maka dari itu, beberapa wanita lebih memilih untuk menunggu sampai kekasih mereka bosan dan akhirnya memutuskan mereka duluan.

4. Menjadi sisi yang baik
Pihak yang memutuskan hubungan duluan sering dinilai berada di sisi yang tidak baik. Mereka yang memutuskan hubungan duluan juga kerap dinilai sebagai pihak yang bersalah atas rusaknya hubungan tersebut, meski kenyataannya tak selalu begitu. Oleh karenanya, sebagian wanita lebih memilih untuk diputuskan daripada memutuskan, karena itu akan membuat mereka terlihat baik.

5. Takut menyesal
Jika seorang wanita tidak kunjung mengatakan putus, meski dia sudah tak merasa nyaman dengan kekasihnya, itu pertanda bahwa dia masih merasa dilema. Dia hanya belum yakin bahwa dia benar-benar tak lagi mencintai kekasihnya. Intinya, dia tidak ingin menyesal di kemudian hari karena keputusannya.

Editor: Rizzy

LEAVE A REPLY