Tarif LRT di Bandung Rp 6.000 – Rp 8.000

0
531

InfoBandung,-

Kota Bandung akan memiliki tranportasi publik baru. Rencananya, Pemkot Bandung akan bekerjasama dengan Singapore Mass Rapid Transit (SMRT) untuk membangun light railway transit (LRT). Pembangunan koridor I dengan rute Babakan Siliwangi-Leuwipanjang) akan menggunakan teknologi Group Rapid Transit (GRP).

Dipilihnya teknologi GRP ini setelah melalui berbagai pertimbangan. Selain canggih, LRT dengan teknologi baru ini dinilai lebih murah dan terjangkau untuk masyarakat.

“Jadi, LRT ini jenis baru yang pakai magnet. Ditawarkannya dengan asumsi ongkos tetap murah, Rp 6.000-Rp 8.000 sekali jalan,” kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil dikutip dari laman Kompas.

Dengan menggunakan reknologi GRP, Pemkot Bandung akan mengeluarkan dana anggaran sekitar 260 juta dollar AS. Menghemat anggaran sekitar 240 juta dollar AS jika pembangunan LRT menggunakan jalur monorel.

“Setelah saya hitung dengan tim, teknologinya murah banget, canggih, dan enggak membebani masyarakat. Sudah murah, harga ke warga tidak mahal,” ucap dia.

Selain itu, LRT dengan sistem GRP ini bisa bergerak lebih fleksibel sehingga tidak memerlukan lahan yang terlalu besar.  “Teknologi LRT terbaru ini bisa bulak-belok di tikungan tajam sampai 90 derajat. Kalau monorel, karena dia kereta kan, belokannya harus (ada lahan) gede. Nah, itu kurang fleksibel kalau di Bandung,” tuturnya.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here