Bentuk Toleransi Beragama: Muspida Jabar Kelilingi Gereja Yang Ada di Bandung dan Ormas Islam Turut Menjaga

0
669

Oleh Octa Dwi Sutrisno

Bandung, infobandung.co.id -Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Jawa Barat diantaranya Gubernur Jabar, Ketua DPRD Jabar, Kapolda Jabar dan Muspida lainnya berkeliling ke sekitar lima gereja yang ada di Kota Bandung.

Start dari Jalan Jawa dan garis finish di Markas Koordinasi Jalan Merdeka Kota Bandung, gereja yang di kunjungi diantaranya ; Gereja Katredal Santa Petrus (Merdeka), Gereja Kristen Indonesia (Veteran), Gereja Ho Kim Tong (Gardu Jati), dua gereja lainnya sebagai cadangan yaitu, Gereja Kristen Imanuel/Ko Imtong (Cicendo), Gereja Injil Indonesia (Cikapayang).

“Kita (Kapolda) bersama Muspida lainnya (Gubernur dan Ketua DPRD Jabar) berkeliling ke beberapa gereja,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan kepada wartawan di Gereja Katedral, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (24/12/2014) malam.

Iriawan menjelaskan, kunjungan tersebut bentuk toleransi kepada umat Kristiani yang sedang menjalankan hari besar mereka yaitu Natal. Selain itu, juga memberi keyakinan terhadap jaminan keamanan dari Pemerintah Daerah, Polri dan TNI.

“Tentu berkunjung ke gereja untuk meyakinkan jaminan keamanan dari pemerintah, Polri dan TNI, bahwa mereka sudah memberikan pengamanan yang terbaik untuk nyamannya saudara-saudara kita yang kristiani bisa nyaman merayakan Natal,” ungkapnya.

Untuk sterilisasi, Iriawan mengatakan, kerjasama dengan pihak gereja sangat baik, pelatihan terhadap internal pengamanan sudah dilakukan.

“Sterilisasi, Alhamdulillah lancar. Kami kerjasama dengan gereja karena metal detector kan terbatas, menyarankan kepada pihak gereja untuk membeli alat tersebut, lalu diadakan pelatihan oleh Brimob kepada internal security-nya supaya bisa mengecek barang-barang yang dibawa ke dalam itu steril atau tidak,” jelasnya.

Lanjutnya, berdasakan laporan terakhir yang diterimanya, walaupun terhambat kendala cuaca, sekitar 4325 gereja yang ada di Jawa Barat terlihat aman.

“Laporan terakhir sampai sekarang aman, walaupun hujan merata di seluruh wilayah Jawa Barat, dengan total gereja hampir 4325 lebih,” kata Iriawan.

Pola pengamanan terkondisikan dengan personil bersenjata untuk berjaga-jaga. Kali ini yang sedikit berbeda adalah pihak kepolisian bekerja sama dengan ormas-ormas Islam.

“Tiap gereja dilakukan dengan personil membawa senjata, kalau polisi bersenjata itu biasa tiap hari personil kita biasa bawa senjata, terobosan barunya ormas Islam menjaga,”

Diketahui, ormas Islam tersebut diantaranya Banser, Ansor, FPI  dan sekitar tiga ribu umat Islam ikut menjaga gereja-gereja yang ada di Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here